Nasser Kanaani, Selasa (10/1/2023) bertanya, mengapa orang-orang Amerika tidak pernah belajar setelah seluruh rasa malu yang harus dideritanya karena mempercayai para penasihat Zionis pengkhianat, dan hipokrit ? Kanaani juga menyinggung penjelasan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran terkait dokumen rahasia AS berisi perintah Presiden Jimmy Carter untuk menggulingkan Republik Islam Iran, 10 bulan setelah berdiri. "Permusuhan AS terhadap Republik Islam dan bangsa Iran, bukan sesuatu yang baru. Tanggung jawab hukum, dan internasional akibat perilaku permusuhan pemerintah AS di berbagai periode terhadap Iran, tidak bisa ditutup-tutupi," imbuhnya. Jubir Kemlu Iran menjelaskan, "Operasi tekanan maksimum yang bermotif propaganda, politis dan ekonomis Rezim Amerika terhadap Republik Islam Iran, yang disertai kebohongan besar dukungan atas hak asasi manusia dan demokrasi, selalu ada dalam agenda kerja para pemimpin AS, mulai dari Carter hingga Biden, tapi yang didapat tidak lebih dari 'kekalahan maksimum'." "Mengapa orang-orang Amerika tak pernah belajar dari seluruh rasa malu yang harus diterimanya karena mempercayai para penasihat Zionis pengkhianat dan hipokrit ? Ini Iran yang independen dan kuat," pungkasnya. (HS)
342/